7.11.2009
Posted in ,
0

pilpres usai juga

uuhhh...., akhirnya. Pilpres telah usai. meskipun hasil quick count telah keluar dan yang keluar sebagai jawara dan akan memimpin bangsa ini selama limat tahun kedepan, SBY-Boediono.
Tentunya, banyak kecewa dengan hasil ini. Terutama bagi para pendukung kandidat lainnya. Tapi, syukurlah karena tak muncul riak ataupun gelombang kerusuhan yang besar seperti yang terjadi di Iran beberapa waktu lalu.
Syukurlah, kita semua bisa rukun dan menerima hasil ini sebagai sebuah hasil demokrasi. Moga-moga hasil ini merupakan kemenangan bagi rakyat, dan kemenangan bagi kita semua.
****
Satu harapan yang terselip dari hati sanubari. Moga-moga bangsa ini akan menjadi bangsa yang diperhitungkan di dunia luar, menjadi bangsa yang mandiri, kemiskinan menurun, kesejahteraan masyarakat diperhatikan, dan tak akan ada lagi masalah-masalah seperti gizi buruk, dll.
Pendidikan semakin diperhatikan, soal HAM yang harus diselesaikan.
Janji-janji yang dulu diucapkan moga-moga bukan hanya sekadar janji. Yang hanya keluar dari mulut seorang politik, dan tak ada realisasi.
amin...

7.07.2009
Posted in
0

pengalaman pertama

saat menulis tulisan ini, saya mencoba untuk meraba-raba kembali sebuah pengalaman pertama yang saya lalui dalam hidupku.
saya menulis ini, untuk kembali mengenang masa perjalanan terbang ke tanah minang, menyusuri sepanjang jalan sumatera dengan bus, singgah melihat kemegahan jembatan ampera, beristirahat sejenak di lampung. hingga akhirnya nyeberang dari sumatera ke jakarta.
perjalanan dari empat kota besar di Indonesia selama kurang lebih 13 hari. perjalanan yang tak akan terlupakan seumur hidup.
***

kembali ke topik awal, bicara pengalaman pertama. kalau boleh jujur, sy baru pertama kali naik 'burung besi', baru pertama kali menginjakkan kaki di kota monash, kota minang, ampera dan lampung.
saya baru merasakan suasana riuh dan bising dalam kereta api ekonomi, naik busway, naik kapal feri.
tapi dari semua perjalanan ini sangat menyenangkan. apalagi dalam perjalanan ini ditemani sama sahabat-sahabat yang sangat baik.

jika diingat-ingat, ingin rasanya melkukan perjalanan lagi tapi tentunya di tempat yang berbeda lagi. (semoga saja kesampaian)

bicara soal rasa. ehmmm/.////

ada perasaan senang, oh gini yah rasanya,,,,
ada perasaan penasaran... selanjutnya akan terjadi apa lagi yaghhh
ada perasaan takut dan was-was.... aduh kayaknya akan buruk niiiii
ada perasaan puas....

semua perasaan itu bercampur baur,... jadi satu,
kayak rujak,.....
ada manisnya,
ada asemnya

jadi deh kayak permen nano nano, manis asem asin rame rasanya.....

yahhh pokoknya, untuk first time, uasiiiiikkkk buannngeeeet.....

Posted in
0

Empati

KEMARIN, Senin (7/7), saya mendapatkan sebuah teguran keras. Dan itu terus membekas dalam ingatanku. Setelah aku cerna dalam-dalam, dan aku terjemahkan dalam sebuah perenunganku. Aku kemudian mendapatkan sebuah pelajaran berharga.
Aku kini sadar, selama ini, aku tak acuh terhadap lingkungan sekitarku. Aku sibuk dengan diriku sendiri. Biarlah orang lain seperti itu dan untungnya bukan saya. Sense untuk menolong orang lain itu kurang dan bahkan sangat kurang.
Padahal jika saya sedikit dapat membuka mata, telinga dan semua indera yang ada sama aku, pastinya aku tidak akan tak acuh sama keadaan sekitarku.
Saya kemudian teringat dengan perkataan orang bijak, tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Bahwa memberi itu lebih baik dari pada menerima.
Selain itu, saya juga teringat sebuah kalimat bahwa, jika kamu ingin dihargai maka hargailah orang terlebih dahulu. Jika kamu ingin orang lain berempati sama kamu maka terlebih dahulu kamu harus berempati kepada orang lain.
Teguran keras itu, akan selalu saya ingat. Dan aku tanam dalam-dalam di sanubariku. Hingga itu tak lagi terulang dan menjadi kebiasaan. Hingga akhirnya menjadi karakter dalam diriku.

Amien…

Follow by Email

Followers

There was an error in this gadget