Kematian memang tiada yang tahu kapan datangnya.
Tapi itu adalah pasti.
Tak ada yang dapat lari darinya.
***
Ditengah pekatnya malam. Saat semua orang asyik menikmati tidur lelapnya, datanglah kabar itu. Dengan setengah sadar, ku buka mata ku perlahan lahan. Seseorang yang duduk dihadapanku menyampaikan dengan suara yang agak pelan. Ia menyampaikan pesan bahwa ayah dari seorang kawan meninggal.
seakan tak percaya, saya kembali bertanya.
"Kapan?"
Belum dijawab, saya bertanya lagi.
"Kenapa bisa?"
Dengan panjang dia menceritakan kronologis kejadiannya.
innalillahi wa innailahi rojiun.
sesungguhnya segala yang berasal dari Allah akan kembali kepada-Nya.
Setelah itu ku memanjatkan do`a dalam hati.
Semoga segala amalannya diterima di sisi-Nya.
Mudahkanlah jalannya menuju surgaMu
Bagi keluarga yang ditinggalkan,
berilah mereka ketabahan dan kesabaran
untuk tetap melanjutkan hidup ini
limpahkanlah nikmat iman, kesehatan
dan tunjukilah mereka jalan agar tetap menjadi orang orang yang selalu mensyukuri nikmatmu ya Allah...
amin.
Di penutup doaku. Saya kemudian teringat dengan orang orang yang ada disampingku dan orang orang yang kucintai. Sampai kapan mereka akan bersamaku. Saya tidak bisa bayangkan, ketika mereka pun dipanggil oleh sang khalik.
ya Allah...
limpahkanlah nikmat kesehatan kepada kedua orang tuaku.
saudara saudaraku, orang orang yang kucintai,
dan orang orang yang telah berbuat baik kepadaku.
Bimbinglah mereka supaya senantiasa tetap menjadi orang yang selalu mensyukuri nikmatmu. amin
#beberapa Kali doa itu kupanjatkan.#
amin... amin... amin...
***










