Ada Soto Enak di Balik Bungkus Sotoji


Jika melihat bungkusnya, sekilas akan sama dengan mie instan. Tapi jangan terkecoh, itu adalah soto yang dikemas dalam bentuk kemasan. Rasanya boleh diadu.

***



Pertemuan Pertama dengan Sotoji
Pertama kali tahu Sotoji saat berselancar di dunia maya. Sebuah link dari akun twitter mengantarkan saya membuka situs lomba blog Sotoji. Di situs itu dijelaskan tentang seluk beluk lomba blog dengan tema Sotoji. Tapi saya belum tahu persis Sotoji ini produk apa? Sekilas saya membaca tentang Sotoji. Ternyata Sotoji adalah akronim dari Soto Jamur Instan. Tapi saya masih belum yakin, soalnya selama ini saya hanya bisa menikmati soto di jajanan pinggir jalan. Dan belum ada dalam bentuk kemasan.

Beruntung setelah mengisi form pendaftaran, beberapa minggu kemudian kiriman produk Sotoji sampai dengan selamat. Setelah membuka amplop besar berwarna cokelat, saya baru yakin seratus persen kalau soto dalam kemasan itu benar benar ada. Tiga bungkus Sotoji dengan warna hijau dominan dan tulisan SOTOJI besar di sudut kiri atas kini ada di hadapanku.

Karena ini yang pertama, maka tak lupa saya mengabadikan fotonya. Sempat bisa masuk dalam rekor Muri (Museum Rekor Indonesia), untuk kategori pencicip pertama Sotoji di Makassar… hehehe malah ngelantur. Berikut hasil jepretannya...

Back to the topic, Sekilas kemasannya tak ubahnya mie instan. Malah persis mie instan kalau saya boleh bilang. Bedanya hanya pada ukuran. Ukuran kemasan Sotoji agak besar di banding mie instan biasa. Jadi tentu porsinya juga lumayan banyak.

Melihat dari kemasannya, semangkok soto dengan telur di atasnya, saya langsung ngiler dan membayangkan bagaimana rasanya saat masuk ke mulut dan beradu dengan lidah. Hmmm.. pasti nyummi. Makanya, dalam hitungan detik, saya langsung saja menuju dapur.

Di dapur segala persiapan telah siap. Kompor dan panci yang berisi air telah berada di posisinya. Saatnya membuka kemasan sotoji. Bak membuka peti harta karun, dengan perlahan saya buka bungkus sotoji sambil menebak nebak isinya. Dan bangggg…. Saya dikejutkan dengan isi di dalamnya. Ternyata isi dalamnya adalah sohun, mie halus berwarna putih yang dibuat dari pati. Selain sohun, ada juga bungkusan silver berisi jamur yang telah di goreng. Bumbu minyak soto, dan cabe bubuk.

Untuk membuatnya, tak serumit kalau dibuat ala chef di restoran atau rumah makan. Yang harus meracik bumbu terlebih dahulu, menumis bumbu, menggoreng jamur dan seterusnya. Ini akan menghabiskan waktu berjam jam. Tapi dengan Sotoji hanya dalam hitungan menit maka sajian soto enak yang kaya akan protein nabati akan tersaji.

Mau bukti, coba saja sendiri. Cara buatnya, Pertama masukkan sohun dan jamur tiram goreng ke dalam air yang mendidih. Kedua masukkan bumbu dan cabai dalam mangkok. Ketiga setelah sohun lunak masukkan sohun dan kuahnya ke dalam mangkok dan soto jamur siap untuk disantap. Cepat dan mudah kan. Kalau penasaran, selamat mencoba sendiri di rumah.

Soal Rasa, Sotoji Bisa diadu
Setelah bergelut di dapur beberapa menit, sajian soto jamur kini telah siap disantap. Uap panas yang mengepul di atas soto membawa aroma khas soto ke penjuru ruangan. Mencium aromanya membuat perut tergelitik untuk langsung mencicipinya.

Tampilannya tak kala menarik. Kuah yang berwarna kuning keemasan, berpadu dengan sohun yang berwarna putih dan dihiasi dengan campuran jamur goreng yang berwarna kecokelatan menampilkan perpaduan warna yang pas. Betul betul persis seperti tampilan kemasannya. Seakan tak percaya saja, Sotoji yang berada dalam kemasan dalam beberapa menit berubah menjadi semangkok soto jamur persis seperti yang di restoran ataupun di rumah makan. It`s Magic.

Setelah puas menikmati aroma dan tampilannya, saya langsung menyeruput kuahnya. Rasa bumbunya menyatu dalam kuahnya. Pas banget. Tak berlebihan tapi juga tak kurang. Kalau saya bilang pas. Tidak membuat enek. Sekali coba ingin lagi, lagi dan lagi.

Setelah puas dengan rasa kuahnya, saya penasaran dengan sohun dan jamur tiram gorengnya. Setelah masuk ke mulut, Sohunnya terasa lembut berpadu dengan rasa jamur yang agak kenyal. membuat rasa sotoji jadi spektakuler. Rasanya sulit dijelaskan. Ada rasa sedikit manis, tapi ada juga rasa lainnya yang hanya lidah yang tahu. Dan sulit dijelaskan dengan kata kata. Yang jelas rasanya pengen nambah.

Keunggulan Soto Jamur Instan
Sotoji merupakan produk pertama di indonesia bahkan di dunia. Adalah PT Tri Rastra Sukses Sejahtera sebagai produsen telah membuat soto jadi mudah untuk didapatkan dan disantap. Ide untuk mengubah soto, makanan berkuah, ke dalam kemasan itu sangat inovatif. Meski sebelumnya telah ada mie instan tapi ini berbeda dari mie. Ini adalah soto yang menjadi makanan asli indonesia.

Pemilihan bahan juga sangat unik. Soto dengan tambahan jamur tiram goreng. Selain menambah rasa jadi enak, jamur tiram juga bisa bertahan lebih lama dibanding dengan daging atau pun bahan suplemen lainnya. Khasiat dari jamur tiram juga telah menjadi pembicaraan para peneliti. Dari beberapa literatur, jamur tiram dipercaya dapat menurunkan kolestrol.

Penelitian yang dilakukan oleh USDA (United States Drugs and Administration) seperti yang dirilis oleh Wikipedia, menunjukkan bahwa dengan pemberian menu jamur tiram kepada tikus selama 3 minggu akan menurunkan kadar kolesterol dalam serum hingga 40 % dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi pakan yang mengandung jamur tiram. (Hossain S, Hashimoto M, Choudhury EK, et al. 2003. Dietary mushroom (Pleurotus ostreatus) ameliorates atherogenic lipid in hypercholesterolaemic rats. Clin. Exp. Pharmacol. Physiol. 30 (7): 470–5.).

Penelitian lain mengungkapkan bahwa jamur tiram mengandung polisakarida, khususnya Beta-D-glucans yang berpotensi untuk mencegah timbulnya tumor, kanker, virus, dan dapat meningkatkan sistem imun.

Jadi, secara tidak langsung, Sotoji bermamfaat untuk kesehatan.

Jika dilihat dari kandungan gizinya, Soto yang diproduksi di Bogor ini  memiliki kandungan karbohidrat 60 persen dan mampu menghasilkan energi dalam tubuh sebanyak 296 kkal. Jadi tak perlu khawatir jika kekurangan energi. Cukup santap Sotoji.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh Soto jamur instan, adalah karena sifatnya kemasan, jadi Sotoji mudah untuk dibawa kemana-mana. Lagi di atas gunung atau lagi di pulau yang sulit untuk mendapatkan bahan soto, bisa menyantap Sotoji. Sehingga Sotoji memberikan kemudahan bagi para penikmat kuliner soto.


Saran Bagi Penikmat Sotoji
Pertama, Untuk mendapatkan sensasi kenikmatan Sotoji yang enak, maka takaran air yang dimasukkan harus betul betul diperhatikan. Karena jika air yang dimasukkan terlalu banyak maka rasa bumbu tak akan terlalu terasa. Begitupun sebaliknya, jika air yang dimasukkan terlalu sedikit akan membuat rasa menjadi berlebihan.

Kedua, pastikan lama waktu masak. Jangan sampai sohun atau pun jamur tiramnya terlalu masak. Karena akan membuat sohun dan jamurnya terlalu lembut sekali. Sehingga saat masuk di mulut sensasi makan soto jamurnya akan hilang.

Ketiga, Sotoji akan lebih seru jika ditambahkan pelengkap. Seperti telur rebus, sosis, nasi ataupun kreasi lain yang kita inginkan. Meski sebenarnya tanpa pelengkap Sotoji telah enak tapi dengan adanya pelengkap maka rasa Sotoji akan tambah enak dan bervariasi.

Terakhir, Sotoji merupakan produk soto jamur instan yang saya rekomendasikan bagi para penikmat soto di seluruh Indonesia. Makanan soto yang lezat dan bergizi yang pertama di Indonesia bahkan menjadi yang pertama di dunia. Dengan rasa yang tak kalah dengan rasa soto asli yang ada di restoran dan rumah makan.

Selamat mencoba!

NB:
Cara Buat Soto jamur instan
Berikut video yang saya buat sendiri. Dalam video ini berisi cara pembuatan soto jamur instan ala jokka jokka. dan Betapa serunya jika Sotoji dinikmati bersama dengan orang orang terdekat.



sumber:
Wikipedia : Mamfaat Jamur Tiram
video: karya sendiri bersama dengan teman teman.
Foto sotoji: Sotoji.com
Foto 2 dan 3 : Foto pribadi.  


Sotoji : soto jamur Instan
Produksi : PT Tri Rastra Sukses Sejahtera Bogor-Indonesia
Harga:  1 dos isi 20 bungkus  Rp. 60.000,-
Akan segera beredar di pasaran. 
Info selanjutnya, kunjungi Sotoji

9 Responses to “Ada Soto Enak di Balik Bungkus Sotoji”

  1. ketinggalan lagi T__T dimana mana, udah pada nyobain sotoji arrrrgg

  2. Aaaaaaaaaaaaaaahhh. Kapan Sotoji saya sampeeee :(

  3. hima-rain says:

    kayak enak itu dih sotoji. ada jamurna. awal-awal kuliat ini d blog kukira orang makassar yang buat. soto ji bela judulna. hahaha

  4. aarggggg ketinggalan info, gimana caranya dapatin sotoji gratis...???????????

  5. kayaknya smua pada ngiler sotoji...
    dimana mana orang pada bicara sotoji..
    hehehe...

    @hima: saya kiranya juga begitu.... sotoji kan kalau di makassar diartakan soto saja.. mirip yah..

    @kak tia: ada infonya tuh kak.. tapi untuk yang gratisnya trakhir tanggal 10 kemarin kak... tapi bisa dipesan kak di websitenya..

    salam,,..

  6. Nice review, keren banget. :D
    Aku juga ikut lomba ngereview Sotoji, tapi belum beruntung.. u,u

    Silahkan mampir ke blogku ya jika ada waktu! ^_^
    http://wierennen.blogspot.com/

  7. @vinny, thanks.. tapi sayang saya juga masih belum beruntung...

    salam.

    saya juga sudah berkunjung di blognya. banyak info baru yang saya dapat..

  8. SYAEFUDIN says:

    terima kasih banyak atas informasinya dan pengalamanya
    sangat bermanfaat
    dan membuat saya ngiler

Leave a Reply

silahkan tulis komentar anda di sini

Follow by Email

Followers

There was an error in this gadget